Syarat Membuat Kandang Kambing Etawa

By Herlambang Bagus Budi Wibawa | At 5:59 AM | Label : | 0 Comments
Dalam melakukan kegiatan beternak kambing Etawa tentu akan muncul persoalan tempat memeliharanya, yaitu kandang. Secara umum, kandang kambing Etawa memiliki fungsi yang serupa dengan rumah atau merupakan tempat untuk tinggal bagi ternak. Oleh karenanya, dalam membuat kandang harus teliti dan serius agar menjadi nyaman bagi kambing.

Pada prinsipnya membuat kandang Etawa mempunyai tujuan agar kambing Etawa nyaman dan bisa bereproduksi secara normal. Dalam membangun kandang kambing Etawa hendaknya memiliki beberapa syarat fungsi sebagai berikut.
  1. Tempat aktivitas
    Kandang adalah tempat aktivitas kambing, seperti makan, tidur, kencing, minum, dan sebagainya.

  2. Tempat berlindung
    Kandang harus bisa menjamin kambing tidak kepanasan, kehujanan, serta tidak terkena terpaan angin.

  3. Tempat berlindung dari pemangsa atau hewan pengganggu lainnya.

  4. Mencegah agar kambing tidak liar.
    Kandang akan membatasi ruang gerak kambing Etawa agar tidak liar dan memakan serta merusak tanaman di sekitarnya

  5. Digunakan untuk pengawasan dan penjagaan ternak.
    Kandang kambing Etawa biasanya dibuat berpanggung dengan tujuan air kencing dan kotoran bisa jatuh ke bawah melalui sela lantai panggung (tataban). Kandang harus dibuat model panggung karena kotoran dan air kencing akan mengganggu kesehatan ternak jika bersentuhan langsung dengan kaki kambing. Lantai bawah panggung berfungsi sebagai tempat mengumpulkan kotoran kambing yang bisa digunakan menjadi pupuk. Peternak yang sudah maju biasanya membuat lantai ini dengan disemen dan dibuat kemiringan agar kotoran mudah mengumpul. Ada juga yang didesain untuk mengumpulkan air kencing kambing sebagai pupuk. 

Kandang Kambing Etawa


Lokasi kandang kambing Etawa sebaiknya tidak terlalu dekat dengan pemukiman. Apabila terpaksa, apa boleh buat, bisa dibangun di pekarangan dengan catatan harus rajin membersihkan dan dengan sanitasi kandang yang baik, sehingga tidak menimbulkan bau yang mengganggu. Jika membangun dengan tujuan untuk memelihara dalam jumlah banyak, harus diperhitungkan lebih matang. Untuk skala pemeliharaan dalam jumlah kecil di bawah sepuluh ekor kandangnya bisa sederhana dan biayanya murah.

Luas kandang Etawa memang harus dibatasi sesuai kebutuhan gerak. Ruang gerak yang berlebihan, akibat ruang yang terlalu luas, merangsang kambing aktif bergerak yang bisa berakibat pertumbuhannya lambat.
Mengapa kandang Etawa harus disekat? Membuat kandang kambing Etawa memang harus disekat dan dipisahkan antara kambing satu dengan lainnya, khususnya pada Etawa pejantan. Setiap sekat diisi seekor kambing. Pada dasarnya, kambing Etawa memiliki sifat suka bertarung. Jika disatukan (tanpa sekat), akan saling beradu kepala. Apalagi jika yang berada di satu ruang itu bukan kambing dari satu induk.

Perlu diingat pula, lokasi kandang jangan yang terlalu banyak angin. Etawa mudah kembung, bila terlalu banyak kena angin. Bila terkena tiupan angin kencang, mudah terserang kembung. Meski demikian, kandang harus memiliki ventilasi yang baik.

Tips Membeli Kambing Etawa

By Herlambang Bagus Budi Wibawa | At 11:34 PM | Label : | 0 Comments
Sobat-sobat semua atau peternak diluaran sana tentu akan menyiapkan calon indukan yang bagus dan berkualitas jika ingin ternak kambingnya sukses. Harapannya adalah agar anak kambing yang akan dihasilkan nanti sesuai keinginan. Walaupun nantinya terpaksa tidak sesuai dengan keinginan, mungkin hanya sekadar pola warna kambingnya. Dari sekumpulan pengalaman para peternak, biasanya mengacu beberapa faktor yang dapat dijadikan sebagai pedoman agar kambing yang akan dibeli nantinya dapat menjadi sebagai indukan yang bagus, dan tips membeli kambing etawa ini Pak Kirun bagi menjadi 3 bagian.

Faktor pejantan memang memiliki peranan dominan di dalam usaha pengembangbiakan kambing Etawa. Pejantan Etawa umumnya memiliki gen yang sangat dominan pada anak turunnya, bahkan sampai 60 - 70 %. Selebihnya biasanya mengikuti gen dari induk betina pada kambing. Hal-hal dasar yang perlu dicermati adalah sebagai berikut:
  • Pola warna kambing Etawa
    Biasanya, kambing Etawa memiliki pola warna yang bermacam-macam seperti putih, hitam, cokelat, sedang kebanyakannya memiliki warna paduan antara putih hitam atau cokelat putih, sedangkan tren pola warna paling banyak digemari saat ini adalah pola dasar badan putih dengan pola warna kepala hitam legam.
  • Pola telinga dan kepala yang bagus
    Pola telinga yang bagus adalah telinga yang panjang (minimal sekitar 30 cm), jatuh lemas ke bawah, dan tidak memiliki pangkal telinga yang menonjol ke luar. Semakin panjang telinga dapat dikatakan semakin bagus pula kualitas si Kambing. Jadi, dari samping kepala kambing langsung ke bawah. Untuk melihat dari ciri-ciri kepala, kambing yang bagus adalah kambing yang memiliki kepala yang sedikit jenong (dalam bahasa Jawa) atau menonjol mendekati bentuk lingkaran jika dilihat dari samping. Dan jangan lupa, biasanya juga kambing yang bagus memiliki rahang mulut yang kuat.
  • Pola tubuh
    Untuk pola tubuh jelas si Kambing harus memiliki tulang-tulang yang besar, kuat dan kokoh. Ibarat pepatah mengatakan "Besar identik dengan kuat" (Lohh mana pepatahnya?? hehe). Semakin besar tulang yang ada pada si kambing berarti semakin besar pula peluang kambing tersebut untuk dapat tumbuh menjadi kambing yang besar dan sehat. 

Tips Membeli Kambing Etawa

Beberapa cara tersebut merupakan langkah mudah buat sobat untuk memperkecil risiko jika nantinya mempunyai rencana membeli kambing di pasar kambing Etawa. Membeli kambing di pasar memiliki banyak kelebihannya loh sobat. Selain memiliki banyak pembanding dikarenakan banyaknya yang menjual kambing, harga yang ada di pasar biasanya tidak terlalu tinggi dengan harga kambing yang masih berada di kandang peternak. Namun, berdasarkan pengalaman nih, sebagian kambing Etawa yang di pasar biasanya tidak dapat dipertanggungjawabkan kualitas mutu serta silsilahnya (apakah dari indukan yang sehat atau tidak). Selain itu, jarang sekali ada peternak membawa kambing Etawa yang berkelas yang dirasa mempunyai nilai jual tinggi ke pasar kambing. Untuk lebih amannya, apabila calon peternak ingin membeli kambing untuk diternakkan, sebaiknya datang ke peternaknya langsung. Hal ini akan membuat jelas untuk mengamati dan bertanya tentang metode perawatan serta kebiasaan perawatan ternak.

Keuntungan dan Kendala Beternak Kambing

By Herlambang Bagus Budi Wibawa | At 9:35 AM | Label : | 1 Comments
Sebelum memutuskan untuk memilih satu jenis usaha, ada baiknya sobat mengenal dulu kelebihan atau kekurangan dari usaha tersebut. Dalam beternak kambing, ada beberapa hal yang harus dipahami dan menurut Pak HaBe informasi ini sangat-sangat dibutuhkan. Adapun kelebihan, keuntungan atau nilai tambah dari beternak kambing adalah sebagai berikut:
  1. Modal yang dibutuhkan lebih sedikit dibanding ternak hewan besar (sapi, kerbau, dan kuda). Oleh karenanya, lebih mudah dijangkau masyarakat bermodal kecil. 
  2. Pemeliharaannya mudah, sederhana, dan tidak membutuhkan tempat yang luas.
  3. Sebagai salah satu jenis usaha skala kecil, beternak kambing tidak perlu melibatkan tenaga kerja karena bisa dikerjakan sendiri atau sebagai pekerjaan sambilan.
  4. Perkembangannya sangat pesat, karena setiap kali melahirkan lebih dari satu ekor.
  5. Semua bagian kambing bisa dimanfaatkan, misalnya daging, susu, dan darah (untuk bahan pakan ternak), kulit dan kotoran (limbah kandang sebagai pupuk).
  6. Hasil ikutan dari proses pemotongan kambing bisa didayagunakan atau dimanfaatkan sebagai bahan industri yang bernilai ekonomi tinggi. Hasil ikutan tersebut berupa:
    > Tulang dan tanduk sebagai bahan pembuatan lem serta barang kerajinan.
    > Kulit untuk bahan baku industri sepatu, tas, dompet, jaket, dan produk lainnya.
    > Darah digunakan sebagai bahan campuran industri pakan ternak, meskipun masih mengundang kontroversi.
  7. Banyak masyarakat pedesaan yang memelihara kambing dengan tujuan sebagai tabungan yang sewaktu-waktu bisa dijual
  8. Hasil sampingan berupa kotoran, merupakan bahan pupuk organik yang kandungan zat haranya sangat tinggi dan baik untuk memulihkan kesuburan tanah.
  9. Selain sunah Rasul, akikah dan menyembelih hewan kurban, banyak acara adat yang berkembang di masyarakat menggunakan kambing sebagai pelengkap ritual.
  10. Daging kambing dimitoskan memiliki khasiat mampu meningkatkan daya tahan pria, sehingga kebutuhan daging kambing terus mengalami kenaikan. Kadar kolesterol daging kambing ternyata lebih rendah dibanding sapi. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di Oklahama, Amerika, terbukti bahwa kandungan lemak daging kambing lebih rendah 50-60 % dibanding daging sapi. Fakta ilmiah ini sekaligus mematahkan asumsi yang beredar di masyarakat yang menyebutkan bahwa daging kambing memiliki kandungan lemak paling tinggi dibanding jenis daging lainnya. Pemahaman yang beredar di masyarakat adalah daging kambing menjadi pemicu utama penyakit tekanan darah tinggi dan kolesterol. 
Keuntungan dan Kendala Beternak Kambing

Selain sepuluh hal yang merupakan kelebihan dari beternak kambing di atas, ada beberapa hal yang menjadi faktor penghambatnya. Faktor yang sering menjadi kendala dalam beternak kambing adalah sebagai berikut:
  1. Semakin sempitnya lahan pertanian berakibat lahan bagi para peternak kambing untuk mencari rumput maupun menggembalakan kambing piaraannya semakin berkurang. Para peternak kesulitan mencari pakan, jika hanya mengandalkan pakan alami (rumput dan hijauan).
  2. Kambing memiliki bau khas, yang dalam bahasa Jawa diistilahkan prengus. Bau tersebut sering menjadi kendala dalam beternak kambing. Ada sebagian kecil masyarakat yang tidak bisa kompromi dengan bau prengus. Untuk itu, para peternak seharusnya menyiapkan kandang khusus yang agak jauh dari pemukiman agar baunya tidak mengganggu.
Meskipun ada faktor penghambat yang sudah disebutkan di atas, bukan berarti kendala tersebut sama sekali tidak bisa dicari jalan keluarnya. Ada solusi guna menjawab permasalahan-permasalahan tersebut sehingga kita tetap bisa beternak kambing. Jika dibandingkan antara faktor penghambat dengan potensi serta kelebihan beternak kambing, masih jauh lebih besar faktor pendukungnya. Dengan demikian tidak ada alasan untuk menunda atau membatalkan beternak kambing. Paparan tentang kendala tersebut hanya sekadar mengingatkan para calon peternak agar sejak awal mengantisipasi masalah-masalah yang sering dihadapi para peternak.
Posting Lama ►
 

Copyright © 2013. Tutorial Cara Budidaya - All Rights Reserved KEBIJAKAN PRIVASI