Syarat Penentuan Lokasi Budidaya Gurami

By Herlambang Bagus Budi Wibawa | At 12:51 PM | Label : | 0 Comments
Seperti halnya budi daya yang lain, budi daya ikan gurami juga harus memperhatikan lokasi yang akan digunakan. Memang untuk jenis usaha perikanan, peternak bisa menggunakan lahan di manapun yang mereka miliki atau sukai, tetapi sebenarnya lokasi dapat menentukan hasil dan kelangsungan usahanya. Apabila sobat menginginkan hasil usaha budi daya ikan gurami yang memiliki keuntungan maksimal, tentu saja sobat juga harus memilih lokasi yang memenuhi syarat-syarat berikut:

Syarat Penentuan Lokasi Budidaya Ikan Gurami

  1. Lokasi untuk budi daya gurami sebaiknya di daerah dataran rendah atau pada ketinggian 0 - 800 m dpi.
  2. Perhatikan kuantitas dan kualitas air. Air yang baik yaitu air yang tidak tercemar oleh cemaran kimia. Sebaiknya kualitas air yang digunakan untuk usaha ini yaitu air yang tenang, bersih (gurami tidak menyukai air yang kotor), dasar kolam tidak berlumpur, kekeruhan air hanya 40 cm dari permukaan, tidak tercemar bahan kimia beracun dan limbah (kadar NH3 tidak lebih dari 0,02%), dan kemasan air (pH) sebaiknya 6,5-8. Untuk menaikkan pH yang berada di bawah 6,5 dapat dilakukan pengapuran dengan CaCO3. Sedangkan untuk menurunkan pH diatas 8 dapat dilakukan pemupukan dengan pupuk kandang.
  3. Tanah yang digunakan untuk kolam cukup mengandung humus dan tidak berporus. Tanah yang tidak memiliki porus dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor. Tanah yang sangat cocok digunakan untuk membuat kolam gurami secara konvensional adalah tanah liat berpasir. Perbandingan antara tanah liat dan pasir yaitu 60%:40%.
  4. Perhatikan kemiringan tanah. Kemiringan tanah yang baik adalah 3%-5%. Hal ini untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi. Dengan kemiringan seperti ini akan membuat kawasan kolam budi daya yang bebas banjir dan pencemaran lingkungan.
  5. Suhu daerah kolam sebaiknya 25-30 derajad selsius. Perubahan suhu yang ekstrem dapat berakibat buruk terhadap ikan yang berada di dalam kolam. Bahkan, pada suhu lebih dari 30 derajad selsius bening gurami akan mati. Perubahan suhu juga dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan ikan sehingga dapat mengurangi bobot ikan. Batas optimum suhu sangat bergantung pada pH, kandungan oksigen, dan faktor lain seperti cuaca, ketinggian tempat, dan kedalaman air.
  6. Perhatikan sisa pakan yang terdapat pada kolam. Sisa pakan berlebih dapat menimbulkan amoniak. Pada pH tinggi, amoniak akan berubah menjadi racun. Racun tersebut dapat mengakibatkan insang rusak. pada konsentrasi 0,08 mg/l akan menyebabkan nafsu makan ikan dan pertumbuhan terhambat. Parahnya lagi, ikan sering mati pada konsentrasi tersebut.
  7. Untuk mengatasi perubahan suhu ini, pada budi daya kolam terpal sebaiknya ditebarkan sekam pada bagian bawah terpal.
  8. Kadar oksigen tidak berpengaruh terhadap kehidupan gurami. Ikan ini memiliki labirin yang berfungsi untuk mengambil udara. Namun, alangkah lebih baik jika oksigen di dalam kolam tidak kurang dari 2 ppm atau 2 mg/liter.
  9. Jika perlu, Anda juga harus menyiapkan lahan yang memiliki akses jalan yang mudah. Hal ini diperlukan agar proses transportasi lebih lancar dan memudahkan dalam pemenuhan kebutuhan sarana prasarana.

Prospek Budidaya Ikan Gurami Yang Menggiurkan

By Herlambang Bagus Budi Wibawa | At 11:49 AM | Label : | 0 Comments
Salah satu kelemahan budi daya gurami adalah pertumbuhannya yang lambat. Hal ini menyebabkan banyak orang yang mengabaikan budi daya gurami dan memilih beternak ikan jenis lain yang lebih cepat menghasilkan uang seperti lele. Namun, jika Sobat ingin membudidayakan, tak perlu mengkhawatirkan hal itu. Justru kesabaran dalam menunggu tumbuhnya gurami ini dipastikan prospek dan hasilnya sangat menguntungkan.

Prospek budidaya ikan gurami


Selain karena budi daya ikan jenis ini tidak memerlukan air yang mengalir, ikan gurami memiliki pangsa pasar yang luas dan terus meningkat. Selain itu, gurami merupakan ikan yang memiliki nilai harga tinggi. Kelebihan lain dari beternak gurami adalah biaya operasionalnya tidak sebanyak ketika memelihara ikan lain. Itulah sebabnya budidaya gurami kini banyak dilirik oleh para petani modern. Keuntungan dalam budi daya gurami dapat disimpulkan sebagai berikut:
  • Hingga saat ini, gurami masih sulit dicari sehingga peluang pasar masih terbuka lebar.
  • Harga jual gurami lebih tinggi daripada ikan air tawar lainnya, sehingga secara ekonomi pembudidayaan gurami relatif lebih menguntungkan.
  • Lokasi budi daya bisa ditempatkan di mana saja. Gurami dapat dipelihara di kolam tanah, kolam tembok, atau bagi Sobat yang tinggal di pesisir pantai pun dapat memeliharanya dengan menggunakan kolam terpal. Namun ada beberapa syarat yang sobat harus ketahui untuk pemilihan lokasi budidaya ikan gurami ini
  • Data dan informasi tentang budi daya gurami cukup banyak dan berkembang.
  • Pakan untuk usaha pembenihan maupun pembesaran gurami tersedia sepanjang tahun. Baik itu makanan alami maupun pallet tersedia cukup melimpah.
  • Proses pemanenan gurami tergolong mudah, namun harus ditangani dengan hati-hati.

Bisnis gurami ini sangat menggiurkan bagi peternak karena di Indonesia sendiri masih banyak yang membutuhkan pasokan. Sebagai contoh di daerah Jawa Barat. Di Jawa Barat setiap tahunnya rata-rata kekurangan 11.000 ton ikan gurami konsumsi. Untuk mengatasi kekurangan itu, provinsi Jawa Barat memasok gurami dari sentra gurami di daerah lain. Padahal, perlu diketahui bahwa produksi ikan gurame di daerah Jabar mencapai 35.000 ton. Jumlah tersebut masih mengalami kekurangan dalam jumlah besar.

Contoh di atas baru satu daerah saja. Padahal, konsumen gurami tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Sampai saat ini pun gurami masih menjadi menu utama di beberapa warung seafood. Karena tingkat permintaannya yang tinggi, saat ini harga gurami pun meningkat. Di Yogyakarta, 1 kg gurami dihargai Rp 22.000,00. Harga ini meningkat Rp 4.000,00 dari harga gurami tiga tahun yang lalu yaitu Rp 18.000,00 perkilogram. Kondisi yang demikian tentu akan menciptakan peluang usaha bagi Sobat yang sedang menginginkan sebuah usaha mandiri.

Jenis-Jenis Ikan Gurami Untuk Budidaya

By Herlambang Bagus Budi Wibawa | At 5:49 AM | Label : | 0 Comments
Di Indonesia ternyata banyak sekali jenis-jenis ikan gurami yang cocok untuk dibudidayakan, baik itu ikan konsumsi atau mungkin hanya sekadar ikan hias di kolam rumah sobat. Sebelum masuk ke topik pembahasan, Pak Habe berikan info dulu klasifikasi Ikan gurami:
  • Kelas : Pisces
  • Sub Kelas : Teleostei
  • Ordo : Labyrinthici
  • Sub Ordo : Anabantoidae
  • Famili : Anabantidae
  • Genus : Osphronemus
  • Species : Osphronemus goramy (Lacepede)

Jenis ikan gurami yang pada umumnya dibudidayakan antara lain:

1. Gurami Angsa (soang)
Gurami angsa atau di daerah Sunda disebut biasa disebut dengan gurami soang atau gurami galunggung adalah gurami yang paling banyak dibudidayakan. Gurami ini memiliki ciri-ciri seperti berikut:
Gurami Angsa (Soang)
  • Tubuhnya berwarna putih keabu-abuan dan bersisik lebar.
  • Badannya relatif panjang yaitu mencapai 65 cm.
  • Ukuran tubuh gurami ini paling besar di antara gurami lainnya. Ukuran berat tubuhnya dapat diperkirakan mencapai 6-12 kg perekor (lumayan nih sobat buat ikan konsumsi)
  • Telur yang diproduksi indukan betina dapat mencapai kisaran 5000 butir perekor dalam sekali bertelur.
  • Perkembangan tubuh gurami angsa lebih pesat.

2. Gurami Jepang
Gurami Jepang atau yang memiliki nama lain gurami jepun ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  • Badan relatif pendek yaitu hanya sekitar 45 cm.
  • Sisik gurami jepang lebih kecil dibandingkan gurami angsa.
  • Berat tubuhnya kurang dari 4,5 kg.
  • Warna tubuhnya, putih keabu-abuan dan kemerahan terutama di bagian ujung siripnya.

3. Gurami Porselen
Gurami Porselen memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan jenis gurami lainnya. Gurami ini sering banyak dicari sebagai benih unggul. Ciri-cirinya sebagai berikut:
Ikan Gurami Porselen

  • Paling baik untuk kegiatan pembibitan karena dapat menghasilkan telur hingga 10 ribuan butir.
  • Tubuhnya berwarna keperakan dan merah muda.
  • Ukuran kepalanya relatif kecil.
  • Berat induknya hanya berkisar 1,5-2 kg perekor.

4. Gurami Blausafir
Berikut ciri-ciri gurami blausafir.
  • Warna tubuhnya merah muda cerah.
  • Kemampuannya dalam menghasilkan telur mencapai 5.000-7.000 butir/induk.
  • Ukuran panjang induk berkisar antara 35 - 40 cm dengan berat maksimum mencapai 2 kg perekor.

5. Gurami Bastar
Gurami Bastar juga baik untuk dibudidayakan oleh petani. Ciri-ciri gurami bastar seperti berikut:
  • Biasa disebut dengan gurami pedaging oleh sebagian peternak.
  • Memiliki sisik besar dengan warna agak kehitaman.
  • Tubuhnya agak kehitaman tetapi kepala berwarna putih polos.
  • Laju pertumbuhannya tergolong cepat, tetapi produktivitas telurnya hanya 2000-3000 butir setiap kali pemijahan.

6. Gurami Paris
Kalau tadi ada Gurami Jepang, sekarang negara Perancis gak mau kalah nih sobat, hehe. Siapa yang pernah dengar Gurami Paris?? Kalau belum pernah dengar, berikut ciri-ciri Gurami Paris:
  • Tubuh gurami jenis ini berwarna merah muda cerah tetapi kepalanya putih.
  • Sisiknya agak halus.
  • Mempunyai bintik-bintik hitam di seluruh tubuhnya.
  • Berat maksimalnya hanya mencapai 1,5 kg
  • Produktivitas telurnya lebih banyak jika dibandingkan gurami bastar yakni mencapai 5000-6000 butir perinduk.

7. Gurami Kapas
Ada lagi jenis gurami yang dapat dibudidayakan yakni gurami kapas. Bentuk gurami ini sangat indah seperti warna kapas. Untuk lebih jelasnya, perhatikan ciri-cirinya berikut ini.
  • Warna tubuh putih sedikit keperakan hampir menyerupai kapas.
  • Bentuk sisiknya lebar.
  • Termasuk gurami yang cepat tumbuh.
  • Berat maksimalnya hanya mencapai 1 kg/ekor dalam waktu sekitar 13 bulan semenjak menetas.
  • Produktivitas telur bisa mencapai 3000 butir.

8. Gurami Batu
Nah jenis Gurami Batu ini jarang sekali didengar oleh kebanyakan orang, tak terkecuali para peternak ikan. Apa mungkin gara-gara bentuk dan warnarnya yang kurang menarik ya? Gurami batu memiliki ciri-ciri seperti berikut.
  • Warna tubuhnya hitam.
  • Sisiknya kasar.
  • Pertumbuhannya tergolong lambat.
  • Berat gurami ini hanya mencapai 0,5 kg dalam waktu 13 bulan sejak menetas.

Nah bagaimana sobat?? Sudah ada gambaran Ikan Gurami jenis apa yang akan sobat budidayakan atau dijadikan ikan hias di rumah? Kalau mungkin informasi yang Pak HaBe sediakan di atas kurang lengkap sobat dapat mencari info tambahaan di google menurut nama-nama gurami yang sudah Pak HaBe sebutkan.
Posting Lama ►
 

Copyright © 2013. Tutorial Cara Budidaya - All Rights Reserved KEBIJAKAN PRIVASI